Saturnus sebagai penguasa menjadikan kehidupan sebagai sekolah kematangan: pencapaian utama datang terlambat, tetapi bertahan lama. Keterbatasan awal—kemiskinan, keketatan, tanggung jawab yang tidak sesuai usia—ternyata menjadi fondasi otoritas di kemudian hari. Dalam kumpulan ini—orang-orang yang bagannya diperintah oleh Saturnus: kisah mereka adalah tentang waktu sebagai rekan penulis.